Togetherness, Happiness and Sadness

April 3, 2018 oleh : superadmin-pai

Menuntut ilmu dengan menyesuaikan pembiasaan hidup, suasana belajar dan lingkungan belajar yang berbeda adalah pelajaran untuk saya dalam mengamati, memahami dan mencoba. Bertemu dengan masyarakat Melayu, China, India dan lainnya, membuat kami mencoba untuk belajar dan mengambil suatu pelajaran untuk sesuatu yang baik. University Malaya, Malaysia memiliki lahan kampus yang begitu besar dan sangat luas. Alhamdulillah, UM menyediakan transportasi kampus yang dapat membantu mahasiswanya untuk menuju Fakultas yang akan ditempuh yaitu bus kampus. Saya belajar untuk tepat akan waktu dan cepat dalam memulai suatu aktivitas. Karena jika terlambat bus, kita bisa menunggunya cukup lama lagi dan terlambat masuk kelas. Tulisan sebelumnya, saya menceritakan bahwa Allah swt telah memberikan kesempatan kepada saya untuk belajar di UM dalam Program exchange pada semester enam.

Menunggu Bus Kampus di Pemberhentian Bus Kolej Kediaman Tun Ahmad Zaidi

Saya di UM belajar di API (Akademi Pengajian Islam). Untuk mahasiswa yang akan masuk API, ia harus duduk selama satu tahun asasi di asrama untuk belajar Bahasa Arab. Berjalannya kuliah, saya menemukan banyak orang-orang yang ramah dan baik. Mereka selalu membantu saya dan ketiga teman saya jika ada hal yang tidak kami ketahui. Dari mulai mereka mengantar kami ke tempat yang hendak kami tuju, mengajak kami makan bersama, dan memberitahu fasilitas kampus. Ada hal yang dapat saya ambil jika mereka hendak membantu kami yaitu musyawarah. Setiap tindakan dan keputusan, mereka selalu bersama untuk membicarakannya secara bersama. Selama orang-orang yang kami temui, saya pun tidak mlihat adanya keluhan dalam diri mereka. Mereka selalu senang membantu dan hal itu yang membuat kebersamaan bisa saya dan teman- teman rasakan.

Penyambutan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta oleh SMPI (Sarjana Muda Pendidikan Islam) API University Malaya

Di UM saya mengambil empat subject, diantaranya Metodologi Pengajaran Fiqh dalam Pendidikan Islam, Metodologi Pengajaran Akhlak dalam Pendidikan Islam, Penilaian Pendidikan Islam dan Tafsir dalam Pendidikan Al-Quran. Mata kuliah itu diajarkan dalam bentuk belajar, tutorial dan e-learning. Untuk materi disediakan lewat spectrum yang dimana di dalamnya terdapat isi pembelajaran yang diberikan dosen. Keempat subject itu, kami diajarkan oleh dosen- dosen yang sangat ramah dan mengerti kami yang datang dari Indonesia, sehingga dosen-dosen disini seringkali ketika mengajar mengkaitkan suatu kondisi dan keadaan yang ada di Indonesia, jadi kamipun merasakan suatu perhatian . Ketika belajar, dosen pun seringkali menanyakan paham atau tidak? Jika tidak paham sangat terbuka untuk saya dan teman-teman dalam bertanya.

Mahasiswa dikelas menerima kami dengan sangat baik, membuat kami menjadi semangat belajar dan tidak merasa malu. Kebersamaan yang mereka berikan, menimbulkan rasa kebahagiaan. Mereka sangat merasa baik-baik dan senang jika kita menggunakan bahasa Indonesia ketika berkomunikasi. Kamipun merasa saling memahami satu sama lain. Adanya sedikit perbedaan arti dan maksud, terkadang membuat kami tertawa satu sama lain. Sebagai contoh, ada kesalahan yang kami lakukan , ketika kami baru-baru belajar menggunakan transportasi bus, ketika ingin pulang ke asrama, kami menanyakan bus apa yang hendak kami naiki? Mereka sempat bilang menggunakan bus E, tapi ternyata itu salah. Kesalahan mengartikan maksud penyebutan huruf. Yang dimaksud Ei itu adalah A bukan E, karena mereka menyebut menggunakan english, maka kami salah menaiki bus. Dan akhirnya kami turun di asrama lain. Barulah salah satu diantara kami menghubungi salah satu mahasiswa API dan memberitahu. Akhirnya kami tiba diasrama. Kesalahan tersebut menjadi hal yang membuat kami tertawa. Kami harus banyak belajar dari kebiasaan , bersikap dan berkomunikasi. Pengalaman belajar kami disini, ada hal lainpun yang harus kami sesuaikan, seperti makanan, waktu shalat dan cuaca. Saya dan teman-teman saya tidak lupa untuk saling mengingatkan satu sama lain.

Bersama mahasiswa API (Akademi Pengajian Islam) setelah selesai kelas Subjek Tutorial Penilaian Pendidikan Islam

Tidak lama untuk belajar di UM, saya dan teman-teman hanya diberi kesempatan satu semester. Sebaik mungkin kami belajar dan mencari pengalaman, adanya kebahagiaan tentu ada rasa sedih. Terlintas berpikir, ada pertemuan dan perpisahan. Hal itu dapat menjadi suatu pelajaran yang dapat diambil dari sebuah perjalanan hidup, Allah swt memberikan segala suatu rasa dengan seimbang. Allah swt memebrikan banyak cerita kehidupan tentunya agar kita sebagai manusia selalu tetap bersyukur atas segala Nikmat yang diberikan Allah swt. Baik kebahagiaan dan kesedihaan, allah swt ingin menjadikan kita sebagai manusia yang selalu ingat kepada-Nya. Teruslah mencari ilmu dimanapun kita berada, belajar tidak terbatas hanya di ruang kelas. Jadikan pengalaman sebagai pelajaran hidup dan hendaklah kita mengambil sesuatu pengalaman dalam hal-hal kebaikan. Baik saya dan kita semua, dimanapun kita berada. Tetap semangat, baik sedih dan bahagia , mintalah segala sesuatunya hanya kepada Allah swt. (Della Asyanah)