The Power of Allah SWT. Believe and Try

April 2, 2018 oleh : superadmin-pai

Kekuatan terbesar datang dari Allah swt. RidhoNya ada pada Orang tua. Dukungan dan semangat ada pada usaha dan jalinan baik sesama manusia. Maka jaga dan raihlah itu semua.

The power of Allah swt. Bermimpi adalah salah satu hal yang saya sukai. Dengan memiliki mimpi, saya merasa termotivasi dalam melakukan hal yang saya ingin capai. Walau terkadang terlintas dipikiran saya memikirkan kata-kata (“bisa tidak yaa”, “emm.. itu tidak mungkin”, “aku tidak pintar”, dan variasi kata lainnya), yang itu bisa membuat timbulnya rasa tidak percaya diri dan ragu dalam mencapai mimpi. Kita punya Allah swt. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah swt. Allah swt telah memberikan potensi dan kelebihan serta kekurangan pada setiap manusia, yang dimana dari setiap hal itu berbeda satu sama lain bahkan dalam proses mencapai mimpi. Setelah usaha utama kita dekat dengan Allah swt, tak luput kitapun berusaha berbakti kepada kedua orangtua , dan mendapat dukungan dari keluarga dan teman-teman.

 

1.1. Pengurusan Administration Fee untuk keperluan registrasi ISC (International Student Centre) bersama mahasiswa APIUM

Alhamdulillah, saya dan ketiga teman saya yaitu Vita Septi Susanti, Muhammad Firdaus Zam Zam dan Carabiner Wikan Sriabidin diberi kesempatan untuk belajar di University Malaya, Malaysia. Ini pengalaman pertama saya untuk pergi ke Luar Negeri. Saya sangat bersyukur kepada Allah swt telah memberi saya kesempatan untuk menuntut ilmu di University Malaya pada semester enam ini. Jagalah mimpi sekecil apapun dan mintalah kepada Allah swt.

Believe. Awalnya saya tidak yakin dan percaya dengan kemampuan pada diri saya. Memasuki tahap penyeleksian. Ada beberapa persyaratan yang harus saya penuhi. Syarat administrasi yang lengkap, syarat tes tulis dan wawancara. Dari tes tulis dan wawancara tersebut, adanya yang diuji untuk dua bahasa yaitu Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Saya tidak yakin dengan kemampuan kedua bahasa tersebut, terutama Bahasa Arab. Itu letak kekurangan yang saya rasakan. Tapi saya percaya, Allah swt memberikan kemudahan serta jalan yang terbaik untuk hambaNya yang ingin berusaha. Sehingga kekurangan tersebut Allah swt bisa tutupi dengan kelebihan usaha yang kita punya. Jika kita sudah menanam suatu mimpi, mintalah kepada Allah swt. Allah swt akan dengar dan akan melihat semuanya. Jika mimpi yang kita tanam belum bisa kita capai, BELIEVE! Allah swt masih merahasiakan kapan mimpi itu akan kamu raih dengan waktu yang tepat, mungkin bisa saja Allah swt gantikan dengan keinginanmu yang lebih baik.Karena apa yang manusia rencanakan yang terbaik, maka belum tentu pula yang terbaik bagi Allah swt.

Tulisan ini, sedikitnya menggambarkan salah satu mimpi saya. Sebagai contoh:

Saya suka bermimpi dan bilang ke orangtua saya jika saya ingin kuliah di Luar Negeri untuk gelar S2 nanti jika Allah swt memberikan kesempatan. Orangtua saya bingung setelah saya menyampaikan hal tersebut. Karena biaya kuliah di Luar Negeri tentunya lebih banyak. Saya juga pernah mengikuti tes Xchange Hamada yang saya ketahui di Social Media dan akhirnya gagal. Saya juga suka datang untuk seminar yang membahas beasiswa dan kuliah di Luar Negeri. Bahkan saya seringkali mengumpulkan gambar kampus dan mencari informasi tentang kampus yang saya inginkan nanti. Itu semua hanya mimpi. Jika kita hanya bermimpi.

Di semester enam ini, tidak ada yang tidak mungkin bagi ALLAH SWT. Allah swt telah menjadikan contoh ucapan dan tindakan diatas sebagai doa. Dan Allah swt memberikan kesempatan kepada saya untuk menjalani Progam Xchange di University Malaya, Malaysia. Sebelumnya saya jabarkan , Allah swt bisa saja mengubah mimpi dan keinginan kita dengan jalan dan menurutnya baik untuk hambaNya. Ini salah satu mimpi saya kuliah di Luar Negeri yang Allah swt berikan dalam memberikan kesempatan belajar satu semester di UM.

 

1.2. Foto bersama di ISC (International Student Centre) mahasiswa Xchange bersama Kaprodi PAI dan Dosen di University Malaya (UM)

The last is TRY. Akhir kalimat yang saya tulis pada sebuah contoh diatas. Itu hanyalah mimpi. Jika kita hanya bermimpi. Setelah kita mendapat kekuatan dari Allah swt , percaya, kita harus mencoba dan berusaha. Ingatkah kita semasa kecil hendak mengendarai sepeda? Kita berusaha mengayuh, mengayuh dan terus mengayuh. Kita terjatuh, terluka dan menangis. Sampai akhirnya kita bisa mengayuhnya dengan sempurna. Sama dengan mimpi kita, kita jaga mimpi itu, kita raih mimpi itu walaupun gagal, terus mencoba , karena kegagalan adalah awal dari sumber kekuatan bukan kelemahan. Allah swt memberikan kita kegagalan karena Allah swt ingin melihat kita semakin dekat denganNya dan semakin kuat. Mencoba dibarengi dengan usaha, ketika kita mecoba menanam biji tanaman untuk mneghasilkan bunga dan buah, maka berusahalah kita menjaga dan menyiraminya. Kita punya Allah swt. You can, you strong, you best! (Della Asyanah)