Merdeka!Merdeka!Merdeka!

Cinta Indonesia. Salah satu bentuk sikap Cinta Kepada Tanah Air adalah bisa mengenang jasa para pahlawan dengan senantiasa berperan baik untuk diri sendiri, masyarakat dan bangsa. Atas segala izin Allah swt, tibalah masa merdekanya Indonesia atas perjuangan para pahlawan dan pejuang dahulu dengan menjadikan hidup lebih berjaya dan selalu diperingati setiap satu tahun sekali pada tanggal 17 Agustus. Sebagai generasi penerus bangsa saat ini, tentunya kita harus banyak bersyukur dan mampu memberikan segala kemampuan untuk perubahan- perubahan walaupun itu dalam bentuk sekecil apapun. Dalam mengimplementasikan peran dengan baik, Indonesia memiliki ideologi dasar yang terdiri dari lima butir sila. Tentunya kelima butir sila itu jika diterapkan dengan baik, bisa terciptanya individu-individu yang berkemajuan dalam segala segi kehidupan pada perkembangan zaman saat ini. Ada sila yang pertama pada pancasila yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Yang memiliki arti rasa cinta, iman dan taqwa kita kepada Allah swt dengan segala kebesaran-Nya dan keesaannya. Mampu menjadikan manusia berperilaku dalam menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketika sila pertama sudah diterapkan dengan baik baik dilingkungan keluarga maupun masyarakat, maka butir-butir pancasila lainnya mampu untuk diaplikasikan dengan segala kesadaran yang ada di dalam diri setiap masing-masing individu.

Keikutsertaan saya dan kelima teman saya melaksanakan PPL Internasional di Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) Malaysia adalah suatu pengalaman yang banyak memberikan pelajaran. Di tahun sekarang, kami akan menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia di Negara Malaysia. Tentu dengan suasana yang berbeda, meskipun sedikit masyarakat Indonesia di Negara Malaysia, tidak kemudian meruntuhkan rasa semangat untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Di lingkungan KJRI (Konsulat Jendral Republik Indonesia) , keluarga SIJB , guru-guru, siswa-siswa pun ikut meramaikan dan memeriahkan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Hal itu dapat ditunjukan dengan adanya kerja sama dalam menghias lingkungan KJRI dan SIJB dengan bendera merah putih yang dipasang di setiap sudut tempat, kemudian akan adanya kegiatan perlombaan serta kebahagiaan yang bisa dirasakan bersama lainnya. Setiap cerita dapat dijadikan suatu pelajaran, dengan bekal ilmu pengetahuan dan kemampuan. Kita dapat memberikan sumbangsih peran kita kepada orang lain. Sekecil apapun usaha itu, tetap akan bermanfaat untuk orang lain.

Pada tanggal 11 Agustus 2018, keluarga besar KJRI mengadakan lomba-lomba yang diikutsertakan pula bersama guru-guru SIJB. Acara yang diselenggarakan adalah dimulai dari jalan santai, sarapan bersama, lomba-lomba, talk tentang “Diet” dan penutup yang ditutup dengan makan bersama antara keluarga KJRI dan guru-guru SIJB. Keesokan harinya, pada tanggal 12 Agustus 2018 keluarga SIJB mengadakan acara perlombaan yang dilaksanakan oleh siswa-siswi SIJB, diantara lomba-lombanya adalah lomba mewarnai, lomba makan kerupuk, lomba memasukan pensil ke dalam botol, dan lomba kelereng.

Perlombaan diikuti dengan antusias oleh peserta didik, selain guru-guru SIJB yang membantu melaksanakan jalannya acara, kami juga diikutsertakan dalam pelaksanaan acara. Melihat keadaan seperti itu, kami merasa senang, meskipun bukan di Negara sendiri mereka tetap dapat berpartisipasi untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Kami hanya bisa berdoa, berharap dan berusaha untuk kemajuan Negara Indonesia yang lebih baik dan maju, semoga Allah swt memberikan kebaikan-kebaikan di dalamnya. Aamiin. (DA)