Kenapa Saya Bisa Exchange? Part II

Mei 16, 2018 oleh : superadmin-pai

 

  1. Seleksi Pemberkasan

Tahap pertama dalam penyeleksian untuk program student exchange adalah seleksi pemberkasan. Dalam program student exchange tentu diberikan informasi kualifikasi student yang dibuthkan seperti apa dan apa saja sehingga student tersebut bisa mengikuti program student exchange dan lolos pada tahapan selanjutnya. Kamu bisa melihat pada famplet yang tersebar di madding-mading atau bc-an atau bahkan di halaman web universitas atau jurusan tempat kamu.

Ada beberapa berkas yang memang harus kamu lengkapi di antaranya:

  1. Nilai mata kuliah bahasa Arab (A) dan Bahasa Inggris (A) atau salah satu dari keduanya boleh B.
  2. Transkip nilai semester satu hingga sekarang
  3. KHS semester lalu
  4. Toefle minimal sekitar (450-500)
  5. Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter)
  6. Formulir pendaftaran
  7. Foto

Jika kamu memenuhi kualifikasi semua ini, siap-siap saja untuk tahap tes dan wawancara. Persiapkan dirimu!

  1. Tes dan wawancara

Kelanjutan dari tahapan pemberkasan adalah tahap tes dan wawancara. Ada banyak cara pengumuman tahap pemberkasan yang dibuat oleh pihak jurusan, bisa melalui email, personal chat dan edaran surat yang di temple di mading jurusan. Setelah nama kamu tertera pada daftar mahasiswa yang lolos tahap pemberkasan maka kamu harus mempersiapkan diri untuk tahap tes dan wawancara.

Tahap tes berupa pengujian mengenai kemampuan bahasa inggris dan bahasa arab kamu. Writing, reading, speaking and listening menjadi poin dalam tes ini. semua tes ini berupa lisan, namun tergantung siapa penguji kamu juga. Jika penguji mengharapkan kamu untuk menulis maka menulislah apa yang tertera pada lembar pertanyaan dengan tulisan jawabanmu.

Don’t worry! Kalau kamu mempersiapkan dirimu sebelum tes, insyaAllah mudah. Saran saya adalah jangan terlalu gugup menghadapi penguji, bersikap rileks karena itu akan mempengaruhi setiap kata yang keluar dari mulut kamu.

Lalu bagaimana dengan bahagian wawancara?

Nah, ini layaknya kamu di wawancarai. Asal yakin dan meyakinkan. insyaAllah bisa. Jaga sikap dan tutur kata ketika di wawancara. Itu saja pesan saya. Semangat mencoba yang tertarik untuk student exchange. Simak cerita keseruan menjadi pelajar exchange di negri orang !

  1. Perbanyaklah berdoa dan bersedekah

Doa dan sedekah bagi saya bagaikan kebutuhan. Jika ikhtiar sudah kita lakukan dengan maksimal. Maka tugas seorang yang beriman adalah berdoa. Menandakan bahwa dirinya menyerahkan kesegala daya upaya dia dengan TuhanNya. Seperti yang telah diterangkan Dr. Ahmad bin Yusuf dalam kuliah tafsir di University of Malaya bahwa “Allah itu Maha segala-galanya. Tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan Allah, karena itu semua tanda kesempurnaan kekuasaan Allah. Ketika kita berusaha tidak bertentangan dengan tawakal maka Allah akan berikan nikmat kepada manusia tersebut.”